.: Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :.

Minggu, 13 Maret 2011

jangan melakukan zina mata


untuk artikel kali ini saya mencoba untuk berbagi ilmu yang saya dapat .ada beberapa pertanyaan yang saya dapat berkaitan dengan materi ini yaitu : apakah saya sudah memahami tentang arti dari ZINA MATA ? .apakah saya sudah menjalankan gunanya MATA menurut islam ?.apakah saya sudah bersyukur terhadap anugrah yang diberikan Allah yaitu MATA ? .MATA merupakan salah satu panca indra manusia dan juga merupakan anugrah Allah SWT .mata ini bisa mendatangkan kebaikan,tetapi juga bisa mendatangkan keburukan,Mata yang selalu digunakan untuk melihat seluruh alam ini dan kemudian mendatangkan rasa syukur terhadap pencipta maka akan mendatangkan kebaikan pula ,sebaliknya Mata yang merupakan anugrah paling berharga itu ,bisa mendatangkan laknat karena digunakan untuk menghianati Rabb nya .


menurut islam terdapat maksiat yang disebut zina mata ,zina mata ini sering digunakan untuk memandang kepada kemaksiatan, kadangkala mata kita yang di anugrahi Allah SWT sering dipergunakan untuk melihat  yang sesuatu  yang mengundang kepada kemaksiatan atau bahkan di gunakan untuk maksiat ,seseorang yang menjaga pandangannya maka ia menjaga kemaluannya.



Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, pernah menasihati Ali :


“Jangan kamu ikuti pandangan pertamamu dengan pandangan kedua dan selanjutnya. Milik kamu adalah pandangan yang pertama, tapi yang kedua bukan”.


Dalam musnad ahmad,disebutkan ,Rasulullah SAW bersabda :
"pandangan adalah panah beracun dari panah - panah iblis,Barang siapa yang mendudukan pandangannya dari keelokan wanita yang sangant cantik karena Allah,maka Allah akan mewariskan dalam hatinya manisnya iman sampai hari kimat".


memandang melahirkan sesuatu lamunan atau khayalan dan khayalan melahirkan pemiikiran,pikiran melahirkan stahwat ,dan syahwat melahirkan kemauan itu lantaas menguat kemudian menjadikan tekad yang kuat dan terjadi apabila tidak ada yang menghalanginya.


seorang penyair arab pernah bertutur ;




"Semua bencana itu bersumber dari pandangan,Seperti api besar itu bersumber dari percikan bunga api, 
Betapa banyak pandangan yang menancap dalam hati seseorang,Seperti panah yang terlepas dari busurnya,Berasal dari sumber matalah semua marabahaya,Mudah beban melakukannya, dilihat pun tak berbahaya,Tapi, jangan ucapkan selamat datang kepada kesenangan sesaat yang kembali dengan membawa bencana".

pandangan ini pun bisa membawa kita terhadap bencana, mula -mula dari terkecil lalu ke yang besar karena tidak ada yang menghalanginya,maka jagalah mata dan jangan sampai kau kotori dengan debu dosa - dosa yang akan menghantarmu kepada murka Allah SWT,kareana penghianatan kepada Allah ajja wa jalla.MATA INI DI BERIKANNYA UNTUK MENGENALNYA



Tidak mengherankan Islam yang dengan keras melarang perzinaan serta memberikan ultimatum yang sangat tajam. Karena perzinaan itu dapat mengaburkan masalah keturunan, merusak keturunan, menghancurkan rumahtangga, meretakkan perhubungan, meluasnya penyakit kelamin, kejahatan nafsu dan merosotnya akhlak. Oleh karena itu tepatlah apa yang dikatakan Allah:
"Jangan kamu dekat-dekat pada perzinaan, karena sesungguhnya dia itu perbuatan yang kotor dan cara yang sangat tidak baik." (al-Isra': 32)
Islam, sebagaimana kita maklumi, apabila mengharamkan sesuatu, maka ditutupnyalah jalan-jalan yang akan membawa kepada perbuatan haram itu, serta mengharamkan cara apa saja serta seluruh pendahuluannya yang mungkin dapat membawa kepada perbuatan haram itu.

pandangan seorang laki-laki kepada perempuan dan seorang,perempuan memandang laki-laki. Mata adalah kuncinya hati, dan pandangan adalah jalan yang membawa fitnah dan sampai kepada perbuatan zina. Seperti kata seorang syair kuna:


Semua peristiwa, asalnya karena pandangan
Kebanyakan orang masuk neraka adalah karena dosa kecil
Permulaannya pandangan, kemudian senyum, lantas beri salam
Kemudian berbicara, lalu berjanji; dan sesudah itu bertemu.
Oleh karena itulah Allah menjuruskan perintahnya kepada orang-orang mu'min laki-laki dan perempuan supaya menundukkan pandangannya, diiringi dengan perintah untuk memelihara kemaluannya.
Firman Allah:
"Katakanlah kepada orang-orang mu'min laki-laki: hendaklah mereka itu menundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya; karena yang demikian itu lebih bersih bagi mereka. Sesungguhnya Allah maha meneliti terhadap apa-apa yang kamu kerjakan. Dan katakanlah kepada orang-orang mu'min perempuan: hendaknya mereka itu menundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya, dan jangan menampak-nampakkan perhiasannya kecuali apa yang biasa tampak daripadanya, dan hendaknya mereka itu melabuhkan tudung sampai ke dadanya, dan jangan menampakkan perhiasannya kecuali kepada suaminya atau kepada ayahnya atau kepada mertuanya atau kepada anak-anak laki-lakinya atau kepada anak-anak suaminya, atau kepada saudaranya atau anak-anak saudara laki-lakinya (keponakan) atau anak-anak saudara perempuannya atau kepada sesama perempuan atau kepada hamba sahayanya atau orang-orang yang mengikut (bujang) yang tidak mempunyai keinginan, yaitu orang laki-laki atau anak yang tidak suka memperhatikan aurat perempuan dan jangan memukul-mukulkan kakinya supaya diketahui apa-apa yang mereka rahasiakan dari perhiasannya." (an-Nur: 30-31)
Dalam dua ayat ini ada beberapa pengarahan. Dua diantaranya berlaku untuk laki-laki dan perempuan, yaitu menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Sedang yang lain khusus untuk perempuan
Pandangan yang menggiurkan ini bukan saja membahayakan kemurnian budi, bahkan akan merusak kestabilan berfikir dan ketenteraman hati.


Wallahu’alam.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar